Merawat Batu Alam di dalam Rumah

Penampilannya yang menyejukkan mata, membuat siapapun yang memandang terasa kembali ke alam. Ya, itulah nuansa yang dihadirkan batu alam. Bentuk, warna dan tekstur alaminya memang tidak ada tandingannya.

Meski pun itu batu, Anda juga tetap harus merawatnya agar keindahan alami batu alam itu bisa bertahan lama.

Untuk merawat batu alam, terutama pada dinding, caranya mudah. Anda cukup melakukannya tiga bulan sekali. Atau jika sudah terlihat kotor sekali, ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Semprotkan air secara keras ke arah batu alam.
    Terkadang, debu dan kotoran yang menempel di batu alam tidak bisa hilang jika hanya dibasahi air saja. Untuk kotoran yang membandel, Anda perlu menyemprotkannya dengan selang secara keras.
  • Gunakan alat bantu.
    Jika kotoran di dinding batu alam tidak rontok dengan air, gunakan alat bantu, seperti sikat atau kuas dan sabun cuci.

Untuk hasil maksimal anda dapat melakukan:

1. perontokan lumut.

Lumut, selain mengganggu estetika juga dapat merusak materi penyusun batu tersebut karena lumut memakan unsur-unsur pada batu sebagai makanannya.GSP melalui merk dagangnya “C’ketz” menyediakan C’ketz MOSS REMOVER yang aman bagi batu alam.

2. coating.

Setelah dibersihkan, untuk hasil maksimal alangkah baiknya batu alam anda dilakukan pelapisan atau coating. Coating ber fungsi untuk :

 

  • Mencegah tumbuhnya lumut dan jamur.
  • Bersifat menolak air.
  • Menampilkan keindahan corak batu alam sehingga terlihat lebih artistik.
  • Menghasilkan kesan basah dan mengkilap.
  • Tahan terhadap perubahan cuaca.

Pilihlah produk coating sesuai dengan jenis batu anda!!

Ditulis Oleh : Ditta Alfianto / Technical division

contact : dalfto@chemist.com