Masih Negeri Bahari

“nenek moyangku masih seorang pelaut, aku masih seorang kapiten yang mempunyai pedang panjang”

Potensi perikanan laut negara kita sangatlah besar, namun pemanfaatannya belum optimal. Persoalan mendasar nelayan tradisional Indonesia adalah ketidakmampuan menyediakan perahu sebagai sarana penangkapan. Larangan penebangan hutan juga menyulitkan pengrajin perahu untuk mendapatkan bahan baku kayu. Sebuah alternatif berupa perahu berbahan fiberglass sangat layak untuk menjadi solusi teknologi. Teknologi fiberglass memang sudah lama dikenal, namun pemanfaatannya oleh nelayan belum optimal.

Nha, sebagai alternative banyak dikembangkan kapal rakyat menggunakan serat fiber. Cara membuat kapal fiber :

  1. Bahan-bahan:
    – Serat Fiber Glass/Mat Fiber
    – Resin
    – Catalyst
  2. Proses pembuatannya secara umum adalah sebagai berikut.
    Pertama-tama harus ada cetakan (Moulding) untuk membuat bentuk yang diinginkan.
    Lalu permukaannya diberi wax yang fungsinya sebagai release agent.
    Setelah itu diberi gelcoat (resin yang sudah dimix dengan pewarna/pigment).
    Biarkan beberapa saat untuk gelcoat mengering.
    Dan diatasnya dilapisi kain mat, kemudian diberi resin yang sudah diberi campuran catalyst sampai keseluruh permukaan mat.
    Tunggu hingga resin menggering, produk fiberglass siap dilepas dari cetakan dan selesai.

NB : Perlu diperhatikan, pada saat mencampur Resin dengan Katalis.
Karena begitu Resin tercampur dengan Katalis, proses pengerasan mulai terjadi, harus cepat diaduk & digunakan.
Jangan terlalu banyak meneteskan Katalis, efeknya si cepat kering tapi juga akan menimbulkan pecah.
Jangan terlalu banyak membuat campuran, dalam pengertian sekali pakai langsung habis.
Perbandingan umumnya 1000 cc Resin :10 cc Katalis.
Kalau dirasakan terlalu cepat kering, kurangi Katalis.